MCT 2026
MATHEMATICS
CREATIVITY TRAINING (MCT) 2026
Mathematics
Creativity Training (MCT) 2026 merupakan
salah satu program kerja divisi PSDM Himpunan Mahasiswa Prodi Matematika
(Himapstika) dan Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika (Himadikma) Universitas
Negeri Surabaya (UNESA).
Kegiatan
yang mengusung tema "Building Future Mathematicians Through Academic
Mobility" ini sukses diselenggarakan secara daring melalui Zoom
Meeting pukul 08.00-14.40 WIB pada
Minggu, 21 Juni 2026. Mathematics Creativity Training (MCT) 2026
bertujuan membekali peserta dengan pemahaman mendalam tentang berbagai skema
mobilitas akademik, serta keterampilan teknis dalam menggunakan Ms. Excel untuk
mendukung kegiatan akademik dan administratif, dengan sasaran Mahasiswa Aktif Rumpun
Matematika khususnya Angkatan 2024 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Negeri Surabaya.
Acara
dibuka dengan serangkaian sambutan yang membakar semangat para peserta. Ketua
Pelaksana MCT 2026, Emilza Rosmala Arnani, menyampaikan harapan besar
agar seluruh peserta aktif berpartisipasi. "Pelatihan ini bertujuan untuk
terus mengembangkan potensi akademik dan mempersiapkan mahasiswa di dunia
kerja. Semoga apa yang diperoleh hari ini berguna di masa mendatang,"
ujarnya.
Senada
dengan hal tersebut, Ketua HMP Pendidikan Matematika, Bagus Prastyo,
menekankan pentingnya acara ini sebagai ajang sosialisasi program mobilitas
yang akan dihadapi mahasiswa di semester 4. Melalui sesi materi dan tanya
jawab, diharapkan mahasiswa tidak lagi mengalami kebingungan terkait kegiatan
magang ke depan.
Dukungan
penuh juga mengalir dari pihak jurusan. Dosen Pendamping Kemahasiswaan Matematika
Ibu Dr. Rahmawati Erma Standsyah, S.Si., M.Si., dan juga Dosen Pendamping
Kemahasiswaan Pendidkan Matematika Ibu Ika Kurniasari, S.Pd., M.Pd.
menyampaikan bahwa MCT 2026 merupakan program yang telah dirancang jauh-jauh
hari yang bertujuan memberikan edukasi serta gambaran untuk menghadapi Kampus
Berdampak. Dan berharap semoga momen ini membuat peserta lebih berani melangkah
melaksanakan kegiatan kampus berdampak. Sementara itu, Kaprodi
Pendidikan Matematika, Ibu Dr. Endah Budi Rahaju, M.Pd., menyerahkan
sepenuhnya teknis detail sosialisasi mobilitas akademik ini kepada para
narasumber yang kompeten di bidangnya.
MCT 2026 menghadirkan empat pembicara yang mengupas tuntas keterampilan teknis dan kesiapan mental mahasiswa:
1. Sosialisasi Mobilitas Akademik 2026
Dipandu oleh Bapak Dr. Rusly Hidayah S.Si., M.Pd., beliau merupakan dosen Pendidikan Kimia, lulusan S1 Pendidikan Kimia Unesa. Beliau memaparkan bahwa tujuan dari program Kampus Berdampak adalah mencetak lulusan berkualitas yang mampu menjadi pusat solusi atas permasalahan sosial, ekonomi, dan lingkungan di masyarakat.
"Akademi mobilitas itu sendiri mencakup empat pilar: Internship (magang), Research (riset), Student Exchange, dan Program Mahasiswa Berdampak," jelas Pak Rusli.
2. Grow
Up Career
Narasumber kedua, Ibu Fitrania Maghfiroh M.Psi.,
membawakan materi pengembangan karier yang berfokus pada aspek psikologis dan
mentalitas kerja. Menurut Ibu Nia, karakter merupakan prediktor utama kesiapan
kerja. Disiplin diri dinilai lebih akurat dalam memprediksi prestasi kerja
dibandingkan faktor kecerdasan semata.
"Karakter adalah fondasi kepercayaan dalam dunia profesional. Tiga karakter inti yang harus dimiliki adalah disiplin, tanggung jawab, dan percaya diri," tegasnya. Menjawab pertanyaan Fatihah (M24A) mengenai sifat perfeksionis dalam tim riset, Ibu Nia menyarankan agar mahasiswa belajar menurunkan ego dan menggunakan standar tim yang telah disepakati bersama, bukan memaksakan standar personal.
3. Pelatihan
Microsoft Excel
Memasuki materi teknis, Kak Dimas Hifyuddin Alif Mubarok hadir mengulas pentingnya Microsoft Excel di dunia kerja profesional. Ia menjelaskan bahwa Excel adalah tools utama yang paling sering digunakan oleh data analis karena fiturnya yang lengkap untuk menyusun laporan bulanan hingga visualisasi data. Menanggapi pertanyaan Owen (M25D) mengenai kendala perangkat (laptop) dan alternatif penggunaan Excel di ponsel (handphone), Kak Dimas menjelaskan bahwa meski ada spreadsheets di HP, penguasaan Excel konvensional tetap krusial karena mayoritas perusahaan masih berbasis desktop untuk urusan administratif.
4. Sharing
Session
Acara ditutup dengan sesi berbagi pengalaman yang
inspiratif bersama Kak Syahratu Cahya Ningtyas. Kak Ratu memberikan
pemikiran pemantik bagi seluruh peserta.
"MBKM bukan hanya sekadar untuk memenuhi SKS
saja, tapi ini adalah kesempatan emas buat kalian belajar memperoleh pengalaman
berharga yang tidak akan pernah bisa kalian dapatkan di dalam ruang
kelas," pesannya.
Para
peserta mendapatkan sesi pelatihan Ms. Excel dan juga beberapa tips yang
efektif. Dengan pendekatan interaktif para peserta diajak memahami poin poin penting
dalam menggunakan Ms. Excel yang sesuain standar industri.
Tak
hanya ilmu yang bermanfaat, seluruh peserta berhak mendapatkan E-sertifikan
sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi mereka, Melalui kegiatan ini,
HIMADIKMA dan HIMAPSTIKA berharap mahasiswa semakin sadar akan pentingnya
menyiapakan sejak dini, baik dengan memanfaatkan program Mobilitas Akademik
maupun membangun personal branding. Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi
mahasiswa. Suasana santai tapi serius, penuh tanya jawab dan diskusi, membuat
acara terasa hidup dan hangat meski dilakukan secara daring.
Panitia
menyampaikan terimakasih atas partisipasi semua pihak pemateri, peserta,
sponsor, dan seluruh tim pendukung yang telah bekerja keras menyukseskan acara.
Besar harapan kedepannya kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk
pengenbangan diri mahasiswa.
Dokumentasi :


















